Dalam upaya menjaga kelestarian adat istiadat dan lingkungan Desa Balerejo Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar, menggelar rangkaian kegiatan Bersih Desa atau Metri Bumi dengan tema “Kanti Wargo Kang Nyawiji Lan Adat Istiadat Kang Lestari Tumuju Balerejo Kang Mukti” jika diterjemahkan artinya ialah “dengan masyarakat bersatu dan adat istiadat yang lestari menuju balerejo yang makmur”. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 2-8 Juni 2024.
Puncak acara diawali dengan doa lintas agama yang melibatkan umat Islam, Hindu, Buddha, dan Kristen pada tanggal 2-5 Juni 2024. Kegiatan ini menunjukkan semangat persatuan dan toleransi antar umat beragama di Desa Balerejo.
Sebagai bentuk wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada tanggal 6 Juni 2024 dilakukan upacara Nyadran atau Genduri di Danyangan Desa Balerejo yang diikuti oleh segenap perangkat desa, sesepuh desa, serta warga masyarakat, kemudian, sebagai wujud pelestarian budaya digelar pertunjukan wayang kulit dengan dalang Ki Sun Gonrong, membawakan lakon “Sesaji Rajasuya”. Pertunjukan ini semakin meriah dengan kehadiran bintang tamu Gareng Tralala dan Uncek.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Ruwatan Murwakala pada tanggal 7 Juni 2024, yang bertujuan untuk menyucikan diri dan lingkungan. Pada hari yang sama, digelar pengajian akbar bersama Gus Gendeng dari Kediri.
Sebagai penutup, pada tanggal 8 Juni 2024, diadakan acara makan gratis yang diikuti oleh seluruh masyarakat Desa Balerejo dan hiburan musik campursari oleh grup Mudho Laras.
“Kegiatan Bersih Desa atau Metri Bumi ini tidak hanya bertujuan untuk membersihkan lingkungan fisik, tetapi juga membersihkan hati dan jiwa,” ujar Setiyoko Kepala Desa Balerejo. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Balerejo semakin guyub dan kompak dalam menjaga kelestarian budaya dan lingkungan.”